Mahasiswa menuntut ilmu untuk mencapai kesuksesan agar kelak menjadi penerus bangsa yang menentukan kajuan bangsa dan negara. Kampus adalah tempat mengantungkan cita cita, harapan dan impian masa depan.
Mahasiswa sejati bukan mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang *red). Mahasiswa harus bersosialisasi, untuk mendapatkan dampak yang posistif terkadang harus memillih teman yang positif. Sosialisasi juga harus dilakukan dengan lingkungan. Mahasiswa yang mampu mengembangkan bakat melalui aktivitas yang positif juga akan memiliki kecenderungan untuk menjaga alam tetap dalam kondisi yang baik. Itulah konservasi yaitu suatu upaya perlindungan atau pelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
Untuk menselaraskan jiwa konservasi dikalangan mahasiswa – terutama mahasiswa baru – dijurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, maka dilakukan kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman mangrove di Kecamatan Pasir Sakti, Lampung timur. Kegiatan yang diikuti seluruh mahasisawa baru dari tiga prodi di Jurusan Perikanan dan Kelautan, yaitu Prodi Budidaya Perairan, Prodi Sumberdaya Akuatik dan Prodi Ilmu Kelautan.
Lebih dari 2000 bibit mangrove ditanam dengan harapan dapat tumbuh dan menjadi pelindung pantai dari abrasi yang cukup besar di wilayah Pantai timur Lampung. Kegiatan ini juga dihadiri dari beberapa institusi di Kecamatan pasir Sakti dan Kabupaten Lampung Timur.




