Workshop Penyusunan RPS Mata Kuliah Berbasis Kasus dan Proyek Bagi Dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Lampung

WhatsApp Image 2025-11-22 at 4.02.42 PM (1)
WhatsApp Image 2025-11-22 at 4.02.42 PM
WhatsApp Image 2025-11-22 at 4.02.41 PM (1)
WhatsApp Image 2025-11-22 at 4.02.41 PM
WhatsApp Image 2025-11-22 at 4.02.43 PM (1)
previous arrow
next arrow

Kamis, 20 November 2025, di Ruangan Faperta Berkarya, Gedung Dekanat, Jurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian,  Universitas Lampung menggelar kegiatan yang berjudul” Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran  Semester (RPS) Mata Kuliah Berbasis Kasus dan Project”.  Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. Budi Kadaryanto, S.Pd., M.A, yang memaparkan arah kebijakan terbaru terkait kurikulum perguruan tinggi.

Dr. Budi Kadaryanto menegaskan bahwa seluruh proses pembelajaran kini harus berbasis KKNI dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Ia menekankan pentingnya tagline Diktisaintek, yaitu setiap kegiatan tridarma harus memberi dampak nyata yang selaras dengan SDGs dan mengikuti tuntutan Kurikulum 4.0. Beliau juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak lagi diwajibkan menggunakan pembelajaran case base dan project base sebagai indikator IKU. Kedua pendekatan tersebut telah digantikan dengan konsep “berdampak”, yaitu kontribusi nyata pembelajaran maupun tridarma bagi masyarakat atau lingkungan. Revisi kurikulum terdiri dari empat komponen utama yaitu kompetensi lulusan, standar proses pembelajaran, standar isi, dan standar penilaian sehingga memberikan pembelajaran yang relevan, fleksibel, dan berdampak nyata