Webinar BUDIDAYA LOBSTER

Webinar Seminar From Home dengan judul “BUDIDAYA LOBSTER: PROSPEK, PELUANG BISNIS, DAN TANTANGAN PENGEMBANGANNYA” telah dilaksanakan oleh Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Kamis, 28 Mei 2020, Pukul: 09-12.00 WIB. Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Karomani, M.Si yang didamping oleh Dekan Fakultas Prtanian Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengann sambutan, arahan sekaligus membuka acara oleh Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr.Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A. Dalam arahan beliau disampaikan bahwa KKP sangat berkomitmen untuk membangun Perikanan Budidaya salah satu komoditas unggulan adalah Lobster selain Udang Vanamei. Juga, KKP menerima gagasan dan masukan dengan tangan terbuka. Kedepannya Lampung adalah pusat Fisheries Industri. Jadi peluang kerjasama antar stakeholder sangat terbuka lebar. Pesan beliau bahwa KKP juga siap diawasi, karena semakin banyak yang mengawasi semakin serius kami bekerja dan semakin hati-hati dalam mengambil keputusan. Mari bersama memajukan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

 

Acara inti adalah diseminasi hasil penelitian dari empat Narasumber yaitu pertama adalah Bayu Priyambodo, Ph.D. (Wakil Ketua Bidang Riset dan Pengembangan KP2 KKP) dengan materi “Pengembangan Teknologi Penangkapan Benih Bening dan Budidaya Lobster di Indonesia”. Kedua bapak Suadi, Ph.D. (Departemen Perikanan, FN UGM) temanya”Pengelolaan Perikanan Lobster Berkelanjutan:Pelajaran dari  Lobster Selatan Jawa”, dilanjutkan dengan Dr. Nasrun (FPIK Universitas Muslim Indonesia) temanya “Pengelolaan Sumber Daya Lobster di Indonesia Timur” khususnya kepulauan Spermonde. Terakhir materi disampaikan oleh Dr. Yudha T. Adiputra (Budidaya Perairan, FP Unila) temanya “Inisiasi Pembenihan dan Pembesaran Lobster dari Pesisir Barat Lampung”. Dengan moderator adalah Munti Sarida, Ph.D.

 

Sungguh diluar ekspektasi panitia bahwa peminat webinar ini mencapai 1200 orang. Adapun tabulasi peserta berdasarkan jenis profesi adalah: 17% Dosen, 10% mahasiswa dari hampir seluruh perguruan tinggi Perikanan dan Kelautan di Indonesia dan sebagian dari Luar Negeri (China, Australia, dan Jepang), 34% : Penyuluh Perikanan, 12% : Peneliti-Perekayasa, 8%: Perusahan Swasta,          6% Guru, 23% Lainnya. Sedangkan berdasarkan institusi yang terlibat adalah 27% Perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Jurusan Perikanan (IPB, UGM, Undip, UB, UnHas, Unila, Univ Malikussaleh, UMI Makasar, Univ. Tadulako, Universitas Riau, Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Perikanan dan kelautan, Sekolah Tinggi Perikanan, Sekolah Perikanan), 43 % UPT di KKP : Balai Pengembangan Budidaya, Balai Riset KKP, BKIPM, Loka Riset, Balai Pemuliaan, dll, 21% Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikana dan Dinas Perikanan dan kelautan, 9% Perusahaan Budidaya Perikanan: (APILINDO), Aquacell Indo Pasific, GRTC, dan Biomin

Webinar kemarin dapat disaksikan tayangan ulangnya di https://youtu.be/J8j5RydvNLg.

 

Mohon maaf, jika dalam pelaksanaan ada beberapa kekurangan, seperti pergantian pembicara, tidak tidak on time dalam pembagian waktu presentasi dan diskusi, dan tidak semua pertanyaan tidak bisa disampaikan dan dijawab oleh narasumber. Kami banyak banyak dengan acara ini, semoga acara yang selanjutnya lebih baik.

 

Terima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan acara ini yang tidak bisa disebut satu persatu. Semoga diskusi hari ini menjadi tonggak awal lahirnya sinergi dari berbagai stakeholder Perikanan dan Kelautan Indonesua untuk membangun Industri Perikanan yang maju dan kesejahteraan masyarakat Indonesi khususnya pada komoditas Lobster. Seminar yang bagus bukanlah yangg banyak jumlah peserta dan makalah yang disajikan, tetapi seberapa banyak hasil diskusi tersebut dapat diimplementasikan menjadi aksi nyata di lapangan.

 

 

#lobster #KKPGOID #UNILA #UGM #UMI