Aksi Hijau Mahasiswa

“Hijaukan bumi untuk lingkungan yang lebih sehat” merupakan tema dari kegiatan terbaru mahasiswa Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung yaitu Aksi Hijau Mahasiswa (AHM) yang dilaksanakan  pada hari Minggu, 26 Mei 2013 yang lalu. Kegiatan  ini merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Aquaculture Expo IV tahun 2013 yang berlangsung selama     masa kepengurusan HIDRILA (Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan), bidang Pengabdian Masyarakat periode 2012-2013. Dimana selain acara tersebut adapun acara lain yang akan diselenggarakan seperti Kuliah Umum, Bazar dan Perayaan HUT Perikanan dan HUT Hidrila.
3  4

Kegiatan ini diadakan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian mahasiswa kepada masyarakat terhadap kesehatan  lingkungan yang ada didaerah kunjungan. Kegiatan ini bekerjasama dengan UKM PAKIS Fakultas Kedokteran dengan diikuti sekitar 132 peserta dan pengurus dari mahasiswa Budidaya Perairan dan 28 peserta mahasiswa Kedokteran sehingga total mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini ±160 mahasiswa. Dimana rangkaian kegiatannya meliputi bakti sosial, penyuluhan tentang penyakit malaria dan DBD oleh UKM PAKIS, field trip ke KJA dan diakhiri dengan penanaman mangrove. Fokus lokasi yang dituju untuk diselenggarakannya kegiatan ini yaitu di desa Durian, Piabung, Kec. Padang Cermin, Kab. Pesawaran, Lampung. Lokasi ini dipilih karena desa Piabung adalah wilayah pesisir Lampung yang belum banyak ditanami mangrove, selain itu sekitar 60% masyarakat di desa ini berprofesi sebagai nelayan dalam kondisi yang kurang mampu sehingga layak untuk diberi bantuan. Bantuan yang diberikan berupa sumbangan dana dari mahasiswa yang sudah terkumpul sebesar Rp. 3.600.000,- dan selanjutnya bantuan diberi dalam bentuk barang seperti sandang pangan dan kebutuhan pokok. Selain itu, mahasiswa juga menyumbangkan pakaian-pakaian bekas yang masih layak pakai.
Setelah dilakukan sambutan oleh dosen pembimbing, maka perjalananpun dimulai dengan menggunakan transportasi berupa 2 buah bis dan 1 angkutan kota.

2 1

Keberangkatan dimulai sekitar  pukul 09.00 WIB dan sampai dilokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah tiba di lokasi, masyarakatpun memberikan penyambutan dan ramah tamah dengan dihadiri Kepala Desa Durian, Piabung. Setelah itu sambutan dari dosen pembimbing Jurusan Budidaya Perairan dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa dan diakhiri dengan pemberian plakat dari Ketuplak ke Kepala Desa. Kemudian masuk ke acara inti yaitu baksos berupa penyerahan bantuan secara langsung kepada masyarakat, diantaranya sandang dan pangan, pakaian layak pakai dan kebutuhan-kebutuhan pokok seperti beras, mie, gula, teh dan kopi. Acara selanjutnya yaitu penyuluhan kesehatan kepada masyarakat oleh tim PAKIS tentang penyakit malaria dan DBD. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan peserta ke KJA dan diakhiri dengan penanaman mangrove.

6 5

Penanaman mangrove sejumlah 1000 batang pohon ini disebar merata di kawasan pesisir pantai yang masih kosong sehingga tepat untuk ditanami mangrove dan penanaman juga di bimbing oleh Bapak Muhajir selaku mitra dari Dinas Kelautan dan Perikanan sekaligus memberikan pengarahan tentang cara penanaman mangrove yang baik. Dimana penanaman ini bertujuan untuk melindungi kawasan pesisir pantai dari ombak laut dan juga sebagai tempat hidup dan berkembang organisme-organisme laut. Kegiatan ini berakhir pada pukul 17.00 WIB, selanjutnya diadakan penutup dan persiapan pulang. Masyarakat desa Piabung pun mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan dan kegiatan lain khususnya penanaman mangrove.

7

Begitupun sebaliknya, karena dengan penyediaan lokasi kunjungan KJA dan penanaman mangrove, maka acara ini bisa dilaksanakan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, harapannya setiap kegiatan yang dilakukan ke depannya mampu memberikan manfaat yang baik bagi kita semua khususnya bagi masyarakat itu sediri.

8

C0ntr1bu70r: diKE f

Leave a Comment